Makanan & Suplemen Terbaik Untuk Membantu Mengatasi Tekanan Darah Tinggi Anda

Apa penyebab darah tinggi ?

Penyebab darah tinggi yang kita ketahui adalah misalnya :

  • Mengkonsumsi garam dalam jumlah berlebihan
  • Tingkat Stress yang tinggi
  • Kegemukan
  • Pola hidup kurang baik ( Merokok , Minum Alkohol ,Dll )
  • Kurang aktivitas fisik
  • Pola makan yang tidak baik
  • Faktor Usia menambah tapi kurang aktivitas fisik
  • Faktor Dari Jenis Kelamin

Hipertensi nama lain dari tekanan darah tinggi. Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong melawan dinding pembuluh darah (arteri). Kekuatan tekanan darah ini bisa berubah dari waktu ke waktu, dipengaruhi oleh aktivitas apa yang sedang dilakukan jantung (misalnya sedang berolahraga atau dalam keadaan normal/istirahat) dan daya tahan pembuluh darahnya.

Tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140 mmHG merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, angka 90 mmHG mengacu pada bacaan diastolik, ketika jantung dalam keadaan rileks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.

Perlu diketahui bahwa tekanan sistolik adalah tekanan maksimal karena jantung berkontraksi, sementara tekanan diastolik adalah tekanan terendah di antara kontraksi (jantung beristirahat).

Ada 4 Unsur Penting yang harus ada di dalam makanan anda untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi anda :

1. OMEGA 3

Omega-3 adalah nutrisi yang dikenal semua orang. Omega-3 memiliki banyak jenis yang dapat berasal dari suplemen makanan seperti minyak ikan dan minyak rami. Dua jenis yang umum dari Omega-3 adalah DHA dan EPA.

Apa itu DHA?

DHA adalah kependekan dari docosahexaenoic acid, asam lemak yang termasuk dalam kelompok Omega-3. Komposisi otak terdiri dari lemak yang sekitar seperempatnya dihasilkan oleh DHA. Saat menganalisis struktur otak, ilmuwan menemukan bahwa DHA merupakan bagian dari struktur membran neuron.

DHA berperan dalam bagian yang sangat besar pada materi abu-abu di otak (kecerdasan) dan di retina (penglihatan total mata). DHA membentuk kepekaan neuron, yang membantu menyampaikan informasi dengan cepat dan akurat. Asam lemak Omega-3 membantu pembentukan neuron dan transporter glukosa. Ini adalah nutrisi utama yang membantu otak berfungsi.

DHA juga penting untuk perkembangan fungsi mata dan sistem saraf yang sempurna. Penelitian pada hewan menemukan bahwa DHA banyak terkandung dalam sistem saraf, contohnya pada retina mata dan otak.

Anak usia dini yang kekurangan DHA akan memiliki indeks kecerdasan yang rendah. Sebuah studi di Amerika Serikat yang memantau anak dari bayi sampai usia 8-9 tahun menemukan bahwa bayi yang diberi ASI dan mendapatkan DHA yang cukup, secara statistik memiliki nilai 8,3 poin yang lebih tinggi daripada bayi yang diberi susu sapi dan tidak mendapatkan cukup DHA.

Apa itu EPA?

EPA adalah singkatan dari eicosapentaenoic acid, salah satu asam lemak Omega-3 yang juga disebut “pemurni darah”. Para ilmuwan telah menemukan bahwa efek utama EPA adalah membantu produksi prostaglandin dalam darah. Jenis prostaglandin ini mencegah penumpukan trombosit, yang mengurangi dan mencegah trombosis. Prostaglandin tersebut juga mengurangi kolesterol dan trigliserida dalam darah, serta mengurangi viskositas darah.

EPA juga mengurangi risiko aterosklerosis. Oleh karena itu, EPA memberikan efek positif dalam pencegahan dan pengobatan penyakit jantung aterosklerosis.

Pentingnya suplemen DHA dan EPA

Pemberian suplemen DHA untuk jangka panjang sangat bermanfaat untuk perkembangan bayi. Namun, kenyataannya adalah, anak-anak di banyak negara di dunia mendapatkan suplemen DHA harian dalam tingkat yang jauh lebih rendah dari angka yang dianjurkan.

Anjuran FAO, WHO (2010):

  • DHA untuk anak-anak usia 6—24 bulan: 10-12 mg/kg
  • Ibu hamil dan menyusui: 200 mg/hari

Anjuran terbaru untuk total jumlah DHA harian ANSES—French Food Safety Agency (2010):

  • Anak-anak usia 0-6 bulan: 0,32% dari total asam lemak
  • Anak-anak usia 6-12 bulan: 70 mg/hari
  • Anak-anak usia 1 sampai 3 tahun: 70 mg/hari
  • Anak-anak usia 3-9 tahun: 125 mg/hari
  • Ibu hamil dan menyusui: 250 mg/hari.

2. MAGNESIUM

Magnesium merupakan salah satu mineral yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Beberapa manfaat Magnesium bagi tubuh manusia adalah memperkuat sistem imunitas tubuh, menjaga kepadatan tulang, mencegah gangguan pencernaan, menjaga kekuatan otot serta mengendalikan irama detak jantung tetap normal. Sekitar 60% Magnesium berada di tulang kita dan sisanya berada di sel-sel jaringan dan organ. Hanya 1% Magnesium terkandung dalam darah.

Berdasarkan National Institutes of Health Amerika Serikat, Kebutuhan seorang laki-laki dewasa terhadap Magnesium adalah 400mg, sedangkan wanita dewasa membutuh sekitar 310mg Magnesium. Kebutuhan ini akan meningkat seiring dengan pertambahan umur, dimana laki-laki dewasa yang berumur diatas 30 tahun membutuhkan 420mg Magnesium dan wanita dewasa yang berumur diatas 30 tahun membutuhkan 320mg Magnesium.

Kekurangan Magnesium akan mengakibatkan kekejangan otot, diabetes, tekanan darah tinggi, osteoporosis dan penyakit jantung. Sebaliknya, kelebihan Magnesium akan menyebabkan diare, hal ini dikarenakan tubuh berusaha untuk mengeluarkan kelebihan Magnesium yang ada didalamnya.

Kandungan magnesium ini berguna untuk merelaksasi dinding pembuluh darah yang ada didalam tubuh manusia dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh manusia untuk mengurangi tingkat stress pada manusia.

3. KALIUM

Kalium adalah mineral penting yang disebut sebagai elektrolit. Sebagai elektrolit, kalium berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan mengendalikan tekanan darah. Kalium juga penting untuk menjaga fungsi otot dan saraf yang mengendalikan jantung. Jika tubuh Anda kekurangan kalium, maka tubuh akan memberikan pertanda melalui serangkaian gejala. Ada gejala yang ringan dan serius, tergantung dari seberapa parah tubuh kehilangan kalium.

Kalium berperan dalam kontraksi otot ( otot jantung ) untuk mengatur detak atau denyut jantung anda.

4. ANTIOKSIDAN ( KOENZIM Q10 )

Antioksidan merupakan molekul yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi molekul lain. Oksidasi adalah reaksi kimia yang dapat menghasilkan radikal bebas, sehingga memicu reaksi berantai yang dapat merusak sel.

Koenzim Q10 dapat membantu :

* Kesehatan Jantung

* Pembuluh Darah

* Juga kesehatan Kerangka & Otot Anda

Koenzim Q10 ini berperan untuk melindungi sel sel tubuh dari kerusakan oleh molekul molekul yang tidak baik ( Radikal Bebas ).

seiring bertambah usia juga produksi Koenzim Q10 di dalam tubuh kita akan ikut berkurang . Koenzim Q10 ini sangatlah penting perannya dalam menghasilkan energi bagi tubuh kita

5. BAWANG PUTIH ( Allium sativum )

Bawang putih (Allium sativum; bahasa Inggris: garlic) adalah nama tanaman dari genus Allium sekaligus nama dari umbi yang dihasilkan.Mempunyai sejarah penggunaan oleh manusia selama lebih dari 7.000 tahun, terutama tumbuh di Asia Tengah,dan sudah lama menjadi bahan makanan di daerah sekitar Laut Tengah, serta bumbu umum di Asia, Afrika, dan Eropa. Dikenal di dalam catatan Mesir kuno, digunakan baik sebagai campuran masakan maupun pengobatan.Umbi dari tanaman bawang putih merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia.

Bawang mentah penuh dengan senyawa-senyawa sulfur, termasuk zat kimia yang disebut alliin yang membuat bawang putih mentah terasa getir atau angur.

senyawa kimia alisin ini juga berperan sebagai antioksidan yang dapat membantu kesehatan jantung  & pembuluh darah anda.Selain itu bawang putih mempunyai khasiat seperti :

*ANTI BAKTERI

*ANTI VIRUS

*ANTI JAMUR

Anda dapat melakukan aktivitas olah raga setiap hari atau paling sedikit 3x seminggu selama 30 menit.

SUMBER :

Dr. Sung Dari SB30 Health From Youtube Channel :

https://www.youtube.com/watch?v=Ch7jHdIlVpQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *